Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

ForKAP dan Lamdes Desak Pemdes Serius Tuntaskan Bantuan ke Warga

PointSulbar.com - Dialog antar Pansus III DPRD Polewali Mandar bersama Pemerintah Desa Buku terkait dampak Ekonomi, Sosial, dan Budaya selam...

PointSulbar.com - Dialog antar Pansus III DPRD Polewali Mandar bersama Pemerintah Desa Buku terkait dampak Ekonomi, Sosial, dan Budaya selama masa wabah cukup berjalan alot pada Jumat, 8 Mei 2020 kemarin.


Ketua Forum Kajian dan Analisis Kebijakan Publik (ForKAP), Awaluddin yang turut mendampingi Pansus III DPRD Polman bahkan sempat mengungkapkan pernyataan cukup tegas.

Awaluddin membantah dengan tegas pernyataan Pjs Kepala Desa Buku, Firdaus Hamid yang menyebut bahwa baru hanya sebagian kecil warga yang merasakan dampak Covid-19.

"Jangan asal berpendapat pak, meski kita lihat warga masih ada yang bertani, namun kita tidak pernah tahu hasil tani Mereka itu tidak terjual dan hal itu juga merupakan dampak pak," Kata Awaluddin.

"Jangan sampai kita ini mengira hanya yang sakit atau positif Corona saja yang kita sebut terdampak, ancaman kelaparan ditengah-tengah masyarakat tidak kalah bahayanya dan itu dirasakan sebagian besar warga," lanjutnya.

Sementara hal senada juga turut diungkapkan Anggota Lembaga Advokasi Masyarakat Desa (LamDes), Asriawan yang mendesak agar seluruh aparat desa tidak main-main soal bantuan ke warga.

"Segera tuntaskan apa yang menjadi hak warga, bantuan harus tepat sasaran serta menyentuh segenap warga kurang mampu adalah harga mati," ungkapnya, Sabtu (8/5).

Kedua lembaga itu juga kompak meminta keseriusan seluruh jajaran pemerintah mulai dari tingkat Provinsi hingga desa, agar saat ini benar-benar memikirkan kelangsungan hajat hidup warga yang mulai digerogoti ancaman kelaparan.

"Di bulan Ramadhan ditambah ditengah wabah, seharusnya menjadi kesempatan kita benar-benar berbuat untuk warga, singkirkan lah sifat keduniaan kita, saat ini tidak ada jalan lain selain membantu warga dan seorang pemimpin cukup menjalankan amanahnya dengan baik, jujur, dan adil," Kompak kedua aktifis itu.

Tidak ada komentar