Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

Lansia yang Sempat Viral Karena Terlantar Akhirnya Di Evakuasi Kerumah Anaknya

PointSulbar.com - Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) Mandar Indonesia Fredy Akbar K bersama beberapa Volunteer LKS LU...

PointSulbar.com - Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) Mandar Indonesia Fredy Akbar K bersama beberapa Volunteer LKS LU Mandar Indonesia melakukan Assesment  kepada Lansia Jamaluddin (65 tahun) asal Kelurahan Lantora Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar 


Selain melakukan evakuasi yaitu hal penting dilakukan adalaha sekaligus melakukan Advokasi kepada lansia tersebut. 

Diketahui sebelumya sempat Viral di media sosial mengenai lansia J tinggal seorang diri dirumah yang tidak layak huni dan beredar video kondisi rumah lansia tersebut banjir saat hujan ditambah dengan kondisi atap yang bocor memperparah kondisi dalam rumah tersebut.

“Di usia senja ini akan sangat baik jika kakek bisa tinggal bersama dengan keluarga, agar segala kebutuhan kakek bisa dibantu oleh keluarga, apalagi ditengah wabah penyakit Covid 19 Lanjut usia sangat rentan terjangkit sehingga butuh perhatian khusus dari pihak keluarga .

"Hari ini juga kami akan berdiskusi dengan Dinas Sosial dan mengkoordinasikan kondisi kakek dengan pihak BRSLU “Gau Mabaji” di Gowa untuk diusulkan mendapatkan Program Bantu Lanjut Usia 2020, semoga ada langkah dan solusi dari pengambil kebijakan. Ungkap Fredy Akbar."

Bersama dengan pemerintah Kecamatan Polewali, Lurah Lantora dan Pihak Dinas Sosial yakni kepala seksi rehabilitasi Lansia memberikan pemahaman kepada anak dan saudara Lansia J agar dapat dieavakuasi dan tinggal bersama anak atau saudara. 

Selain karena tempat tinggal kurang layak tempat tersebut menurut tetangganya kerap digunakan sebagai tempat orang minum miras sejenis tuak yang memabukkan. 

Atas informasi tersebut pihak pemerintah menegaskan akan member bantuan kepada lansia tersebut jika tidak lagi melakukan penjualan minuman keras tersebut. 

“Kita akan membantu jika Kakek berjanji tidak akan menjual tuak lagi, karena selain meresahkan ini juga dilarang, kita hadir disini bersama pihak pemerintah kelurahan dan dinas sosial kabupaten dan Yayasan Mandar Indonesia dengan niat bahu membahu untuk mencari solusi buat kakek

Jadi untuk sementara kakek harus tinggal bersama saudara dulu (Camat Polewali) Syarif Dengan komunikasi dan negosiasi yang agak panjang akhirnya Lansia tersebut mau dievakuasi ke rumah anaknya.

Tidak ada komentar