Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

Iya Tauwa, Lebih Jago daripada Pemda, Kemenag Polman Sudah Bagikan 5 Ton Beras

PointSulbar.com - Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kementerian Agama Kab. Polewali Mandar hari ini me...

PointSulbar.com - Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kementerian Agama Kab. Polewali Mandar hari ini menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak ekonomi di tengah wabah Corona.

Sebanyak 5 Ton beras dan 500 paket sembako akan didistribusikan Kemenag Polman dalam aksi Peduli masyarakat terdampak covid-19.

Penyaluran ini melibatkan pihak KUA Kecamatan se Kab. Polewali Mandar, Selasa 28/04/2019.

Pendistribusian bantuan sembako sebanyak 500an paket ini berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kab. Polewali Mandar dengan tetap menerapkan protokol (SOP) pencegahan covid-19. 

Bantuan yang merupakan donasi dari ASN Kemenag Polman ini diserahkan Ketua Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19  H. Muhammad Athar, S.HI. kepada para Kepala KUA Kecamatan disaksikan sejumlah Kepala Seksi/Penyelenggara dan ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Polman.

Sebelumnya Ka. Kankemenag Polman Drs. H. Muliadi Rasyid, M.Pd. mengungkapkan bahwa bantuan ini diperuntukkan untuk masyarakat terdampak ekonomi akibat pandemic covid-19.

"Oleh karenanya, kami berharap kiranya bantuan ini benar-benar menyentuh dan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak covid-19 yang ada di wilayah masing-masing KUA di 16 kecamatan se Kab. Polewali Mandar." Ungkapnya

Sekedar dikatahui bahwa selama ini Kemenag Polman memang rutin melakukan aksi sosial dan berbagi untuk kaum dhuafa, anak yatim dan fakir miskin di Bulan Suci Ramadhan, namun karena adanya wabah covid-19 yang melanda Indonesia dan berbagai Negara di belahan dunia lainnya selama beberapa bulan terakhir dan berimbas pada lesunya perekonomian sehingga berdampak pada masyarakat di lapisan bawah. 

Aksi Sosial yang dilakukan Kantor Kementerian Polman kali ini menyasar masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi covid-19, bukan hanya kaum dhuafa namun masyarakat lain yang terdampak seperti supir angkot, buruh, tukang ojek dan lain-lain pun menjadi target aksi Kemenag Peduli Covid-19.

Adapun paket bantuan sembako untuk perpaket (perorang) terdiri dari 10 Kg Beras, 2 Kg Gula Pasir, 2 Liter Minyak Goreng, 10 Bungkus Mie Instan, Masker dan lain-lain. Total sembako yang disiapkan sebanyak 500 paket sembako.

ASN Kementerian Agama Kab. Polman selama pandami covid-19 begitu besar perhatiannya terhadap masyarakat yang terdampak covid-19. Sebelumnya komunitas Raudhatul Athfal (RA) bersama guru-guru dan Operator Madrasah beberapa hari lalu juga melakukan aksi sosial seperti berbagi masker dan lain-lain di beberapa titik di sejumlah kecamatan di Polewali Mandar. Sementara itu, MTsN 01 Polewali Mandar yang saat ini dinahkodai Alimuddin, S.Pd.I.  juga mengelar aksi serupa dan berbagi sembako untuk masyarakat terdampak covid-19.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Assosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) dan berkoordinasi dengan Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kab. Polewali Mandar, dimana AGPAI Polewali Mandar menginisiasi dompet peduli covid-19. Donasi yang bersumber dari guru-guru PAI tersebut kemudian direalisasikan dalam betuk paket bantuan sembako dan masker yang diperuntukkan untuk masyarakat dan guru-guru PAI Honorer yang terdampak covid-19. Rencananya paket bantuan sembako dan masker oleh AGPAI Polewali Mandar ini akan dilaksanakan dalam pekan ini.

Tidak ada komentar